Puncak acara dalam Festival Kapyuran yang dilaksanakan pada Sabtu, 5 Juli 2025 mulai pukul 14.00 WIB yaitu Kirab Pusaka CIS Ki Wonopolo, yang merupakan agenda rutin yang diselenggarakan 2 tahun sekali oleh Pemdes Ngadirojo. Kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya melestarikan warisan leluhur dan semangat perjuangan Ki Wonopolo dalam menciptakan sumber air yang menghidupi desa hingga kini.
Kegiatan dimulai dari pemakamanan Ki Wonopolo Kapyuran dengan penyerahan CIS Ki Wonopolo yang dibawa oleh juru kunci yang diiringi oleh warga RT 02, RT 13 kepada trah / keturunan Ki Wonopolo kemudian diserahkan kembali ke Kepala Desa Ngadirojo menuju Balai Desa Ngadirojo. Adapun urutan barisan kirab yaitu Bapak Jarwono yang menunggangi kuda, putri pembawa janur, pembawa CIS Ki Wonopolo, trah / keturunan Ki Wonopolo, pemusik, perangkat desa, pelajar dan masyarakat umum.
Antusiasme warga begitu meluap, baik dari dalam maupun luar desa, yang berbondong-bondong menyambut dan mengikuti prosesi penuh makna ini sepanjang rute. Kegiatan ini merupakan upaya untuk melestarikan sejarah dan budaya leluhur khususnya mengenang jasa besar Ki Wonopolo sejarah besar dalam babat Lorok khususnya di Desa Ngadirojo.
Simak juga artikel dari @pacitanku untuk berita diatas di link berikut
https://pacitanku.com/2025/07/06/festival-kapyuran-ngadirojo-merajut-sejarah-melestarikan-sumber-kehidupan/?fbclid=IwY2xjawLXDx5leHRuA2FlbQIxMQABHnNH_jDNpZwj_2HWd0JRvvwqMBky2vLe6rS5__5XcTnQ6CE3uuOyL_Fkhl86_aem_UjvK9SBjUybsVR5TmOWRKQ&sfnsn=wiwspwa